<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Sysadmin on Abazure.dev</title><link>https://abazure.github.io/tags/sysadmin/</link><description>Recent content in Sysadmin on Abazure.dev</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://abazure.github.io/tags/sysadmin/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Mengenal Apa Itu Proses di Linux</title><link>https://abazure.github.io/posts/mengenal-apa-itu-proses-di-linux/</link><pubDate>Sun, 10 May 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://abazure.github.io/posts/mengenal-apa-itu-proses-di-linux/</guid><description>&lt;h2 id="pendahuluan"&gt;Pendahuluan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Di Linux, setiap aplikasi atau perintah yang sedang berjalan disebut sebagai &lt;strong&gt;Proses&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sederhananya, jika sebuah program adalah resep masakan yang tertulis di buku, maka proses adalah kegiatan memasaknya di dapur. Tanpa proses, kode program hanyalah tumpukan file mati di dalam harddisk. Memahami cara Linux mengelola proses sangat penting, terutama buat kamu yang ingin belajar administrasi sistem atau sekadar ingin tahu kenapa komputer bisa melakukan banyak hal sekaligus.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="apa-itu-proses"&gt;Apa Itu Proses?&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Secara teknis, &lt;strong&gt;proses adalah instansi dari sebuah program yang sedang dieksekusi&lt;/strong&gt;. Di Linux, proses bersifat dinamis; mereka bisa berada dalam berbagai kondisi (&lt;em&gt;state&lt;/em&gt;) seperti sedang berjalan (&lt;em&gt;running&lt;/em&gt;), menunggu antrean (&lt;em&gt;waiting&lt;/em&gt;), atau sedang tidur (&lt;em&gt;sleeping&lt;/em&gt;) tergantung pada kesibukan sistem.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Mengenal Struktur Direktori Standar Linux</title><link>https://abazure.github.io/posts/mengenal-struktur-direktori-standar-linux/</link><pubDate>Thu, 07 May 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://abazure.github.io/posts/mengenal-struktur-direktori-standar-linux/</guid><description>&lt;h2 id="pendahuluan"&gt;Pendahuluan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Saat pertama kali menggunakan Linux, banyak pengguna merasa bingung melihat banyaknya folder seperti &lt;code&gt;/bin&lt;/code&gt;, &lt;code&gt;/etc&lt;/code&gt;, &lt;code&gt;/usr&lt;/code&gt;, atau &lt;code&gt;/var&lt;/code&gt;. Berbeda dengan sistem operasi lain yang lebih sederhana, Linux memiliki struktur direktori yang sangat terorganisir dan memiliki aturan standar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bayangkan jika semua barang di rumah diletakkan secara acak tanpa tempat khusus. Kita pasti akan kesulitan mencari pakaian, buku, atau alat tertentu. Linux juga bekerja dengan prinsip yang sama. Setiap file dan program ditempatkan pada lokasi yang memiliki fungsi tertentu agar sistem tetap rapi, mudah dikelola, dan konsisten.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>